Mau Tau Kenapa Banyak Orang Takut Kegelapan ?

Mau Tau Kenapa Banyak Orang Takut Kegelapan ?


Mau Tau Kenapa Banyak Orang Takut Kegelapan ?

Berita.Indobet8.com – Manusia takut gelap, alasannya kenapa ya? Nih kita kasih tahu deh alasannya.

Untuk beberapa orang, gelap menjadi sesuatu yang paling ditakuti, terutama pada waktu malam. Bahkan dari mereka lebih memilih tidur dalam kondisi lampu menyala terang, daripada harus merasakan gelap.

Ketika ketakutan yang masih dianggap normal kemudian menjadi intens dan tidak rasional, ketakutan ini disebut pobia. Auchluophobia dan nyctophobia adalah dua nama yang digunakan untuk mendeskripsikan pobia gelap.

Mengapa ketakutan itu ada pada diri kita? Berikut penjelasannya.

Para peneliti percaya bahwa takut gelap telah ada di DNA manusia sejak mengalami evolusi. Nenek moyang kita melarang memakan makanan hewan nokturnal. Meskipun indera hewan nokturnal berkembang dari waktu ke waktu untuk mengompensasi kekurangan cahaya, manusia tetap tidak berdaya dalam gelap.

Hampir 15% dari anak-anak antara umur 8 sampai 12 tahun meletakkan gelap ke dalam daftar sesuatu yang paling ditakuti. Menurut pendapat Sigmund Freud, takut gelap berhubungan dengan kegelisahan dan absennya ibu kita saat kita masih kecil.

Namun seiring bertambahnya umur, ketakutan cenderung semakin berkurang. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa takut gelap juga dialami orang dewasa dengan persentase 15 persen.

Penelitian melakukan tes objektif untuk mengetahui respon. Partisipan diminta untuk mendegarkan suara gaduh dengan headphone di kamar dengan lampu menyala dan yang lain dengan kondisi lampu tidak menyala. Orang yang susah tidur (insomnia) akan mudah kaget ketika lampu dimatikan.

Sebenarnya, gelap menjadi sesuatu yang baik untuk kita dan tidak berbahaya. Terpapar cahaya sebelum kita tidur mampu membebaskan hormon tidur, melantonin, dan mungkin dapat meningkatkan risiko gangguan mood, gangguan tidur, dan obesitas.

Apakah kegelapan menyebabkan faktor kriminalitas tinggi? Sangat memungkinkan kriminalitas terjadi di waktu malam, karena pada saat itu mata kita kurang awas memperhatikan sekitar.

Namun, penelitan Departemen Keadilan Sosial Nasional tentang survei korban kriminalitas, menunjukkan kegelapan tidak terlalu berpengaruh dengan tingkat kriminalitas.

Salah satu treatment untuk mencegah pobia adalah Cognitive Behavioral Therapy. Sebuah terapi untuk membantu menghadapi ketakutan pada benda dan situasi, dalam masalah ini adalah kegelapan.