Masa Kejayaan Paul Pogba

Masa Kejayaan Paul Pogba


evra-and-pogba-celebrate-1434291041236

Tak terpungkiri lagi, kini Paul Pobga menyita banyak perhatian fans dan reporter sedunia. Belakangan ini, dikabarkan bahwa ia akan meninggalkan Juventus untuk bersinggah ke klub yang berhasil membawanya.

Pemberitaan tersebut semakin ramai lantaran pemain yang belum genap 24 tahun itu ditawar dengan harga 105 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,8 triliun.

Nama gelandang andalan Juventus, Paul Pogba, memang sedang menjadi komoditi panas di bursa transfer musim ini. Bayangkan saja, terdapat dua tim elite Eropa yaitu Real Madrid dan Manchester United yang berhasrat memboyongnya.

Dari dua klub tersebut, mungkin nama terakhir menjadi tim yang paling berpeluang untuk bisa mengamankan tanda tangan Pogba pada musim depan. Terlebih, Man United merupakan klub yang telah membesarkan nama gelandang Timnas Prancis di Piala Eropa 2016 tersebut.

Meski begitu, kubu Juventus nampaknya masih alot dan enggan melepaskan pemainnya itu. Mereka nampaknya tidak ingin buru-buru menggubris godaan United. Direktur Juventus, Giuseppe Marotta sempat menolak penawaran pertama United.

paul-pogba

Pogba menjelma menjadi pemain andalan Bianconeri di lini tengah. Bukti sahihnya, ia sudah menorehkan 28 gol dan memainkan 124 caps. Pogba sukses mengangkat Piala Dunia U-20 pada 2013. Lalu, pada Piala Dunia 2014 ia memenangkan gelar pemain muda terbaik.

Kendati lahir dan besar di Prancis, Pogba tidak sungkan untuk menimba ilmu sepak bola ke luar negeri. Ia memutuskan untuk bergabung dengan tim junior United pada 2009 — 2011. Karier Pogba kian melesat dan ia berhasil menembus skuat senior. Sayang, performanya kala itu kurang bersinar dan setahun kemudian, ia dilepas dari United ke Juventus dengan status bebas transfer.

Selain memiliki kualitas menyerang, Pogba juga andal mengadang gelombang serangan lawan. Ia juga terkenal pemain tanpa basa-basi. Indikatornya, ia mendapatkan lebih banyak kartu kuning ketimbang jumlah gol pada 2015 — 2016.

Pogba boleh dibilang memiliki perangai yang mudah bergaul. Meski memasuki suasana baru di Juventus sejak dilepas United, ia mudah beradaptasi. Ia juga memiliki panggilan di Juventus. Monkier ‘pogboom’ dan Paul Gurita. Itu tidak terlepas dari kemampuanya melakukan sepakan jarak jauh dan tubuhnya yang jangkung.

Hal tersebut tentunya sangat menggoda untuk dua klub tersebut. Keinginan manajemen Man United membawa pulang Pogba pada bursa transfer kali ini pun mendapatkan banyak dukungan. Salah satu yang berharap kembali menyaksikan Pogba berseragam Setan Merah adalah legenda Chelsea, Chris Sutton.

“Mereka (Man United) harus membeli Pogba. Ia akan jadi pembelian yang menarik perhatian. Mereka tidak punya pemain bintang di lini tengah, jadi mereka harus mengubah fakta tersebut pada bursa transfer kali ini,” ujar Sutton, seperti dilansir Daily Record, Kamis (21/7/2016).

“Mereka memiliki (Michael) Carrick, (Bastian) Schweinsteiger, (Juan) Mata, (Marouane) Fellaini, dan (Morgan) Schneiderlin. Mereka harus mempunyai pemain lain yang lebih di lini tengah dan Pogba bisa memberikan itu,” sambungnya.