Berlusconi Tulis Surat Perpisahan, Lepas Dari Jabatan


Berlusconi Tulis Surat Perpisahan, Lepas Dari Jabatan – Silvio Berlusconi akan melepas jabatannya sebagai presiden AC Milan setelah resmi melepas mayoritas sahamnya pada investor baru dari Tiongkok. Rasa sedih menyelimuti manatan perdana menteri Italia tersebut, ketika melepas klub yang sudah dimiliki selama 31 tahun.

Perusahaan milik Berlusconi yang membawa Milan mengumumkan pada hari kamis tanggal (13/4), telah resmi melepas 99% sahamnya pada Rossoneri Sport Investment Luxx dengan harga 740 juta euro. Konsorium asal Tiongkok ini diharapkan bisa mengembalikan Milan kembali kompetitif di kancah dunia.

Selama di bawah kepemilikan Berlusconi, Milan tercatat menyabet 29 trofi penting termasuk lima gelar Liga Champions. Maka adil jika Berlusconi di katakan sebagai presiden paling sukses di Milan.

Dapat di pahami pula bila Berlusconi emosional ketika melepas Milan ke tanggan orang lain. namun, Dia mengaku perlu mengambil keputusan ini karena dia dan keluarganya sudah tak mampu bersaing dalam hal finansial dengan klub-klub besar lainnya. hal ini di ungkapkan Berlusconi dalam surat terbukannya mengiringi pengunduran dirinya.

Berikut ini pernyataan lengkap Berlusconi dalam tulisannya:

“Setelah lebih dari 30 tahun, saya akan meninggalkan posisi sebagai presiden AC Milan. Saya melakukan ini dengan luka dan emosi dengan catatan bahwa, pada era modern ini, untuk bersaing pada level tertinggi di Eropa dan dunia membutuhkan investasi dan dana satu keluarga tak lagi cukup.”

“Saya tak akan melupakan emosi yang telah diberikan Milan. Saya tak akan melupakan semua orang selama saya menjadi presiden klub ini yang banyak meraih juara. Pertama, tentu saja, pada para pelatih hebat dan para juara yang mengukir prestasi yang akan selalu terkenang dalam sejarah sepakbola. Demikian juga untuk semua yang berada di jajaran direksi, teknisi, dan administratif dan media, yang membuat Milan bukan hanya sebagai tim tapi juga klub model dalam sepakbola dunia. Di antara orang-orang ini, pertama yang perlu disebut adalah Adriano Galliani, pembina yang tak kenal lelah dan mesin untuk Milan kita.

“Kemudian, terima kasih saya ucapkan dari dasar hati untuk para fans. Jutaan dari mereka yang memenuhi stadion di penjuru dunia yang meneriakkan ‘Forza Milan’ meskipun secara fisik jauh, tapi dekat dengan kami dalam simpati dan antusiasme. Tanpa mereka, Milan yang juara tak akan ada dan tak akan pernah ada. Bersama mereka, kami menjuarai segalanya. Saya akan menjadi yang pertama dan akan tetap menjadi fans Milan, tim yang diajarkan oleh ayah untuk dicintai ketika masih kecil.

“Untuk pemimpin baru, saya kirim harapan terbaik dan saya berharap mereka akan mencapai target bahkan melebihi apa yang telah kami capai.

“Untuk semua yang masih tetap bertahan, mulai dari pemain, pelatih dan para pegawai klub ini, untuk semua fans kami, saya ingin menyampaikan doa mendalam untuk kesuksesan yang hebat, dan saya berharap semuanya bisa meraih cita-cita masing-masing dalam olahraga maupun dalam kehidupan.”